MAKASSAR – UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar terus memperkuat kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui kegiatan Hari Belajar Guru (HBG).

Salah satu agenda yang dilaksanakan yakni Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembentukan Karakter “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yang berlangsung di Aula UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 5 Makassar. Bimtek menghadirkan Hasdy, S.Si., M.Si. sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Hasdy menekankan pentingnya membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah.

Menurutnya, pembentukan karakter bukan hanya menjadi tanggung jawab guru tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.
Karakter yang kuat menjadi fondasi dalam membentuk peserta didik yang memiliki integritas, mandiri, disiplin, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Para guru dan tenaga kependidikan juga aktif berbagi pengalaman terkait penerapan pembiasaan positif dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di sekolah.

Melalui Bimtek tersebut, para pendidik diharapkan semakin memahami strategi penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan mampu mengintegrasikannya ke dalam aktivitas pembelajaran serta budaya sekolah.

Dengan demikian, guru dan tenaga kependidikan tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam membangun budaya sekolah yang positif, aman, nyaman, dan menyenangkan.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar Drs. Kaswadi, M.Pd. melalui program HBG terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme warga sekolah. Website resmi sekolah mencatat HBG dilaksanakan secara berkelanjutan setiap pekan sebagai bagian dari upaya pengembangan profesional pendidik.

Kegiatan Bimtek ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen SMP Negeri 5 Makassar dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

Semangat belajar sepanjang hayat di kalangan pendidik diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran dan pembentukan generasi muda yang berkarakter serta memiliki nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.