MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, memimpin apel pagi yang digelar di halaman Kantor Pusat Perumda Air Minum Kota Makassar, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pejabat struktural dan pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya kerja serta konsolidasi internal perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Andi Taufiq Aris yang akrab disapa ATA menegaskan bahwa orientasi utama perusahaan daerah bukan semata mengejar keuntungan, melainkan memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat berjalan maksimal.
“Bagaimana mungkin kita bicara keuntungan ketika warga masih menjerit karena air tidak lancar,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Menurutnya, tantangan pelayanan air bersih di Kota Makassar membutuhkan kedisiplinan, kerja terukur, serta kekompakan seluruh elemen perusahaan agar keluhan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
ATA kemudian menekankan tiga pilar utama kedisiplinan yang wajib dijalankan seluruh pegawai, yakni disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin target.
Ia menjelaskan, disiplin waktu tidak hanya dimaknai sebagai datang tepat waktu, tetapi juga menyusun perencanaan kerja yang jelas, memiliki target harian, serta melakukan briefing rutin di setiap unit kerja.
“Kita tidak ingin ada lagi pola kerja one man show. Setiap kepala bagian dan kepala seksi harus aktif membagi tugas kepada stafnya agar semua bergerak bersama,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya disiplin target yang tidak hanya berfokus pada aspek finansial perusahaan, tetapi juga kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan pelanggan.
ATA mengungkapkan, masih adanya keluhan masyarakat terkait distribusi air maupun lonjakan tagihan menjadi perhatian serius yang harus segera ditindaklanjuti secara transparan dan penuh tanggung jawab.
“Profit itu penting, tapi apa artinya kalau keuntungan besar sementara air tidak lancar atau masyarakat mengeluh,” katanya.
Dalam arahannya, ATA juga menekankan pentingnya sinergi antarbagian di lingkungan Perumda Air Minum Kota Makassar. Ia menginginkan seluruh lini kerja bergerak dalam satu sistem informasi yang terintegrasi dan cepat merespons persoalan di lapangan.
“Kalau bisa satu pipa, satu aliran, satu informasi. Bagian teknik, humas, dan administrasi harus saling terhubung dan cepat merespons setiap kendala,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan seluruh pegawai agar tidak lagi bersikap pasif atau melempar tanggung jawab ketika menghadapi keluhan pelanggan.
“Kami tidak mau lagi mendengar ada pegawai yang mengatakan ‘bukan tugas saya’. Ingat, gaji yang kita terima berasal dari masyarakat yang membayar air setiap bulan,” ujarnya.
Menutup arahannya, ATA mengajak seluruh pegawai memperbaiki niat dalam bekerja, menjaga integritas, serta membangun budaya pelayanan yang lebih humanis dan profesional.
“Kita tidak butuh pegawai yang pintar tapi tidak jujur. Kita butuh pegawai yang bekerja dengan hati,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan