LUWU UTARA – Upaya pelestarian adat istiadat di Kecamatan Masamba kembali diperkuat melalui prosesi sakral pelantikan pemangku adat. Baco resmi dilantik sebagai Balailo Rompu ke-24 dalam upacara khidmat yang berlangsung di Rumah Kediaman Balailo Rompu, Desa Rompu, Kamis (9/4).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat adat Desa Rompu, mengingat peran Balailo yang strategis dalam menjaga tatanan sosial serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal.
Kepala Desa Rompu, Rusdi, yang hadir selaku tuan rumah sekaligus perwakilan Makole dan pemerintah desa,
menegaskan bahwa keberadaan lembaga adat merupakan mitra penting pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Menjaga kelestarian adat sangat penting untuk menjaga stabilitas daerah. Selain pemerintah, peran lembaga adat juga memiliki posisi yang sama pentingnya dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan ini memiliki nilai edukatif bagi generasi muda. Menurutnya, regenerasi pemangku adat menjadi kunci agar identitas budaya tetap terjaga dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Prosesi pelantikan tersebut turut disaksikan oleh unsur pimpinan wilayah dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Masamba, Camat Mappideceng, Kapolsek setempat, serta tokoh masyarakat dari dalam maupun luar Desa Rompu.
Kehadiran para pemangku kepentingan lintas wilayah ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap penguatan lembaga adat di Kabupaten Luwu Utara.
Dengan dilantiknya Balailo Rompu yang baru, diharapkan sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dapat terus terjalin dalam menjaga stabilitas daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Tinggalkan Balasan