MAKASSAR, – UPT SPF SMP Negeri 54 Makassar menggelar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler dengan mengusung tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menampilkan hasil kreativitas, bakat, dan penguatan karakter yang telah dibangun selama proses pembelajaran di sekolah.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak semarak dengan berbagai penampilan dan pameran karya siswa. Mulai dari seni tari, musik, hingga hasil karya keterampilan tangan dipamerkan di halaman sekolah dan mendapat apresiasi dari warga sekolah.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 54 Makassar, Dra. Habiba, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyeimbangkan perkembangan intelektual dan karakter siswa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan jiwa yang kuat dan raga yang sehat.
“Melalui Gelar Karya Kokurikuler ini, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga terlibat aktif sebagai panitia, menunjukkan kemampuan kerja sama dan kepemimpinan.
Guru dan tenaga kependidikan turut memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara. Kolaborasi antara siswa dan guru menjadi salah satu kunci sukses terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar.
Selain sebagai ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekolah. Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan terasa kuat sepanjang acara berlangsung.
Beragam karya yang ditampilkan mencerminkan kreativitas dan inovasi siswa yang terus berkembang. Hal ini menjadi bukti bahwa pembinaan kokurikuler di SMP Negeri 54 Makassar berjalan secara optimal.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program penguatan karakter siswa. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang unggul.
Gelar Karya Kokurikuler ini pun ditutup dengan penuh kebanggaan dan harapan. Semangat “Bangunlah Jiwa dan Raganya” diharapkan dapat terus tertanam dalam diri setiap siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.



Tinggalkan Balasan