Rencana pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, mulai menunjukkan perkembangan. Proyek yang digadang-gadang menjadi markas baru PSM Makassar itu kini telah memasuki tahapan penting setelah penetapan konsultan Manajemen Konstruksi (MK).

Berdasarkan data pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar, PT Ciriajasa Cipta Mandiri ditetapkan sebagai pemenang tender konsultan Manajemen Konstruksi pada proyek tersebut.

Penetapan pemenang konsultan MK menjadi salah satu tahapan krusial sebelum proyek pembangunan stadion benar-benar memasuki fase konstruksi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan bahwa penetapan pemenang MK menandakan adanya kemajuan dalam proses pembangunan stadion yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Dengan ada pemenang MK-nya, artinya ada progres yang kita lakukan. Setelah ini, prosesnya akan berjalan dan insyaallah masuk pada tahap pembangunan tahun pertama karena ini merupakan proyek tahun jamak yang dilaksanakan pada 2025 dan 2026,” ujar Munafri, Jumat (6/3/2026).

Meski demikian, proses pengadaan proyek belum sepenuhnya rampung. Saat ini masih berlangsung tahapan masa sanggah bagi peserta tender.

Kepala Bidang Bangunan dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Suriyadi, menjelaskan bahwa pengumuman pemenang tender telah dilakukan pada 4 Maret 2026.

“Pengumuman pemenang dari kemarin tanggal 4. Setelah itu ada masa sanggah, masa sanggahnya mulai dari tanggal 4 sampai tanggal 10 Maret,” jelasnya.

Setelah masa sanggah berakhir, Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan akan menerbitkan surat penetapan pemenang yang kemudian diserahkan kepada Dinas PU untuk proses selanjutnya.

Tahapan berikutnya meliputi rapat persiapan hingga penandatanganan kontrak kerja dengan konsultan Manajemen Konstruksi.

Menurut Suriyadi, jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, penandatanganan kontrak dapat segera dilakukan dalam waktu dekat.

Dalam proyek pembangunan stadion tersebut, konsultan Manajemen Konstruksi memiliki peran penting dalam memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

MK bertugas melakukan pengawasan teknis terhadap pekerjaan konstruksi, mulai dari tahap persiapan hingga masa pemeliharaan proyek.

Suriyadi menambahkan, pembangunan Stadion Untia menggunakan metode Design and Build (DB) dengan skema pembiayaan multiyears atau tahun jamak.

“Untuk pembangunan stadion Untia kita menggunakan metode Design and Build dengan skema multiyears atau tahun jamak,” pungkasnya.