LUWU UTARA – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, melakukan kunjungan kerja strategis menemui Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat posisi Luwu Utara sebagai lumbung pangan melalui usulan program cetak sawah dan perbaikan infrastruktur pertanian.

​Dalam audiensi tersebut, Andi Abdullah Rahim memaparkan kesiapan daerahnya untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional. Fokus utama yang diusulkan adalah perluasan areal tanam melalui cetak sawah baru yang terintegrasi dengan pembangunan saluran irigasi modern.

​”Alhamdulillah, hari ini kami menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Luwu Utara ke Pak Mentan. Prioritas kami adalah program cetak sawah dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Selain itu, kami juga mengusulkan penyediaan bibit unggul untuk komoditas kopi, kakao, dan durian,” ujar Andi Rahim saat dikonfirmasi usai pertemuan di Kantor Kementan.

​Poin-Poin Strategis yang Diusulkan:

​Cetak Sawah & Irigasi: Memastikan ketersediaan lahan baru yang didukung oleh sistem pengairan yang stabil untuk menjaga produktivitas sepanjang musim.

​Modernisasi Pertanian: Pengusulan bantuan alsintan guna mempercepat proses produksi dan efisiensi tenaga kerja petani di lapangan.

​Hilirisasi Perkebunan: Pengembangan bibit tanaman bernilai tinggi seperti kopi, kakao, dan durian untuk mendongkrak ekonomi masyarakat di luar sektor pangan utama.

​Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, merespons positif usulan tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk terus mengawal daerah yang memiliki potensi besar seperti Luwu Utara. Program cetak sawah dan optimalisasi lahan (oplah) memang menjadi agenda prioritas Kementan tahun ini guna menghadapi tantangan krisis pangan global.

​Dengan sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara optimis sektor agraris di Bumi Lamaranginang akan mengalami transformasi besar yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.