LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara resmi memulai agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) versi terbaru bagi seluruh aparatur desa se-Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, pada Sabtu (11/04/2026).

​Dalam sambutannya, Bupati Andi Rahim menekankan bahwa penerapan sistem versi terbaru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan modern. Menurutnya, desa adalah ujung tombak pembangunan daerah, sehingga fondasi administrasinya harus diperkokoh.

​“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran desa dikelola dengan standar yang tinggi. Siskeudes versi terbaru ini bukan sekadar pembaruan aplikasi, tapi alat kunci untuk menciptakan tertib administrasi, perapian arsip, dan yang paling krusial adalah meminimalisir risiko kesalahan penghitungan yang sering terjadi secara manual,” ujar Bupati Andi Rahim di hadapan para peserta Bimtek.

​Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa kemudahan akses data melalui aplikasi ini akan mempercepat proses monitoring dan evaluasi, sehingga potensi penyalahgunaan anggaran dapat dicegah sejak dini. Transparansi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa.

​Selain fokus pada pengelolaan keuangan, dalam kesempatan yang sama, Bupati Andi Rahim juga memberikan arahan terkait program prioritas daerah. Ia mengajak seluruh pemerintah desa untuk bersinergi dalam menyukseskan program perluasan cetak sawah guna memperkuat ketahanan pangan di Luwu Utara.

​“Pembangunan yang efektif dimulai dari desa yang memiliki tata kelola keuangan yang sehat. Jika urusan administratif selesai dan transparan, maka kita bisa lebih fokus pada pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk target swasembada pangan kita ke depan,” tambahnya.

​Bimtek ini diikuti oleh para bendahara dan operator desa dengan menghadirkan narasumber ahli untuk memastikan setiap peserta mampu mengoperasikan fitur-fitur baru dalam sistem Siskeudes tersebut. Dengan adanya pembaruan ini, Luwu Utara optimis dapat mempertahankan standar opini keuangan yang baik di tingkat desa maupun kabupaten.