Imam Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang, Aceh, Tgk Muchtar Andhika mengingatkan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi balap liar yang dapat merusak ketertiban dan keamanan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama di bulan suci Ramadan.
“Saya mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama di bulan Ramadhan yang suci ini. Jangan sampai mereka terjerumus dalam kegiatan yang tidak bermanfaat dan merugikan diri sendiri serta orang lain,” ujar Tgk Muchtar kepada media, Minggu (22/2/2026).
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama Ramadan.
Menurutnya, bulan penuh berkah ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah dan menjaga sikap.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan menjaga sikap. Mari kita jaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kita. Hindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan, seperti balap liar atau aksi negatif lainnya,” tambah Tgk Muchtar.
Aktivitas balap liar kembali marak di sejumlah daerah selama bulan suci Ramadan, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Para pengendara mengeluhkan aksi remaja yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum, terutama saat waktu ngabuburit, sehingga membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban.
Lebih lanjut, ia menyoroti dampak serius dari perilaku menyimpang di kalangan remaja.
“Balap liar bukan hanya membahayakan nyawa sendiri, tapi juga orang lain. Begitu juga judi online, yang awalnya coba-coba bisa berubah menjadi kecanduan dan menghancurkan masa depan,” ujarnya.
Tgk Muchtar menekankan, Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan meninggalkan kebiasaan buruk.
Ia mengajak para remaja untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti memperdalam ilmu agama, membantu orang tua, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut menjadi pengingat, menjaga ketertiban dan moralitas selama Ramadan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.



Tinggalkan Balasan